Minggu, 26 April 2015

Stop Su'udzan !


Hmm, memantau beberapa posting belakang, isinya galauuuu terus, hahaha, gak gue banget (-__-")
Oke, kali ini bahas yang lain :)

Pernah gak sih, ngerasa udah berdo'a tapi beluuum juga dikabulkan? Atau malah dapet sesuatu yang gak diharapkan?
Hayooo, jangan su'udzan dulu. udah bener belum tata cara berdo'anya? :D
Kemarin aku baca disebuah buku, "Sesungguhnya Allah akan menjadi sesuai apa yang kamu pikirkan sal Dia", (ya kira2 intinya begitu), maksudnya, kalau kamu aja ragu sama Dia bakal ngabulin do'a kamu, ya gimana Allah mau ngabulin, gitu..... got it?

Do'a yang baik itu... jelas, yang kamu lakukan dalam keadaan suci, ya dari najis, ya dari hadast.
Berdo'alah dengan sungguh-sungguh, niatnya dikuatkan dan diluruskan, maksudnya jangan do'a yang niatnya bukan untuk kebaikan. Oh iya, berdo'a gak perlu lebay atau berpuitisasi berlebihan -__- Kita aja manusia digituin males kan :( Jangan mengancam juga *eh?* kayak judul film aja :D
Terus.. jangan pernah berputus asa kalau do'a kamu belum diijabah.

Apalagi ya.... Ya intinya itu, silahkan baca-baca lagi dibuku tata cara berdo'a :D
Tapi yang jelas.... Allah itu sayaaaaaang bangeett sama kita, walau kadang kita lupa sejenak sama Dia :'(

Do'a ada yang express dikabulkan, ada yang didelay dulu sampai waktu yang ditentukan, ada malah yang gak dikabulin! lho kok? soalnya mungkin.... yang kamu minta malah bakal bawa bahaya atau mudharat buat kamu.

( وَعَسَى أَن تَكْرَهُواْ شَيْئاً وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَن تُحِبُّواْ شَيْئاً وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ وَاللّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ (البقرة: 216....

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." (Qs. Al baqarah:216)

Tuh kan.... makanya, jangan su'udzan dulu ya :D
Oh iya... ada satu sunnah dlm berdo'a, yaitu berdo'a disaat senang dan lapang. Jadi diriwayatkan sabda Rasullullah saw, " Barang siapa yang senang do'anya dikabulkan doanya dikal susah dan sempit, maka hendaklah ia banyak berdo'a di saat senang." (Lih. Shahih al Thaghrib)
Kita emang biasanya lebih semangat do'a pas galau kan? Pas lagi ngareeeppp banget sesuatu. Tapi gimana kalau lagi seneng banget? masih inget gak kesungguh-sungguhannya? ;)



Kamis, 23 April 2015

LDR (?)

Assalamu'alaikum...
Yo, Konnichiwa .. Minna \(^ v ^)/

Mumpung di jam istarahat neeh, kali ini aku enggak ngetik panjang lebar, cuma mau share dikit SS yang kuambil dari percakapan BBM dengan salah satu temanku .. *sebut saja Vina* :D

Sorry, Vin! Bukan maksud ane buat ngebuka aib ente, bukan lho yaaa. Serius deeeehh (0.0)
Habisnya blog-ku dari kemarin isinya coretan2 super galauuuu, *eh? Belom cerita yaa, kalo aku punya blog?? *hahaha ketawa jahat* iyaa deh aku ngaku belum cerita ke kamu, tapi kapan2 aku ceritain deh *mboh kapan* :3

Awalnya siih tadi aku habis chat via Messenger sama teman dumay. Kak Izz aku menyebutnya.
 Lhoo bukannya tadi katanya via BBM (?)
Emang iyaa, tapi ceritanya aku udahan gitu soalnya aku mau tidur. Nahh sebelum tidur, aku update status via BBM *bukan berarti aku alayy lho yaaaaa :P















FYI, sebenarnya masih ada lanjutannya lagi, tapi kayaknya itu dulu aja deh yang ku share di sini :3
Vin, bdw makasih yaaa buat do'anya..kali aja aku yang lagi LDR-an ama Kak Izzah, beneran bisa ketemu di duta .. Aamiin..

See you on my next post :3



Selasa, 21 April 2015

Enough ...!

STOP Galau-galaunya 
~(' v '~)

***

Mari mengemasi rindu yang tak akan pernah terbalas ini,
Menyimpannya rapat-rapat di palung hati,
Kubur dalam-dalam di sanubari,
Biar riuhnya saja yang menguap di permukaan netra.

Lalu akan kucatat jelas,
Jika memang rindumu tak akan pulang padaku,
Karena aku bukanlah rumahmu.

Apa yang kini harus kupertahankan?
Nothing!
Aku lelah, teramat lelah,
Menanti sesuatu yang belum jelas wujudnya,
Bagiku, kamu itu abstrak
Tidak jelas.
Tapi tunggu dulu, kurasa lelahku terkalahkan oleh kesabaran ini,
Kesabaran yang kuyakini akan berakhir indah,
Seindah taman hati yang dipenuhi oleh bunga cintaku.

Dengarlah ...
Aku menjaga perasaan ini,
Hingga kelak kehalalan itu datang menjemputku,
Aku menunggu kedatanganmu bersama keluarga besarmu.

Kini, biarlah kita saling memperbaiki diri,
Kau fokus di sana, dan aku di sini,
Percayalah, cinta sejati selalu menemukan jalan untuk bersatu.

Dariku, pengagum rahasiamu;



Berbenah diri (?)

Assalamu'alaikum..

Haii ... Haii ... Haii ...!
Ketemu lagi sama saya, di pagi hari yang kurang cerah, semoga hatimu dan hatiku, hati-hati di jalan yaa! *Ups -__-

Okeee, entah ini tulisan apa, yang penting saya enggak nulis apa2.
Cuma ngetik dikit aja, jangan pada protes yaaa?
Maklumlah, mungkin saya mulai lelah.

Hmmmm .. Menengok kembali postingan saya belakangan ini, isinya galau-galauan hahaha ... Nggak gue banget =__= udah ahh galaunya.
Sebenarnya siapa yang membuat kita kecewa? Kita sendiri? Iyaaa!

Kita tidak akan pernah kecewa, jika kita selalu mengendalikan harapan.
Kenapa kita harus melatih diri untuk terus menyikapi urusan perasaan dengan biasa-biasa aja?? Karena, bukankah sering terjadi yaa, kita menganggap hari ini istimewaaaa sekali, sayangnya ternyata baginya, hari ini hanyalah hari senin saja :D #jleb

Nahh...saya jadi ingat sama quote dari salah satu penulis favorit saya; "Belajarlah dari filosofi meludah. Apa itu filosofi meludah? Aneh sekali tabiatnya, kebalikan dari keran air, maka semakin besar membuka mulut, maka semakin susah meludah. Tapi kalo kecil saja mulutnya terbuka, lancar sekali ludahnya melesat keluar.
Nah, di dunia ini, terkadang ada  yang seperti filosofi meludah, semakin ngebet kalian, semakin pengen kalian, semakin maksa, semakin ngaku suka, dsb. Maka dia semakin menjauh tidak terjangkau. Tapi saat di jalani dengan tulus, tidak berharap muluk, malah lancar sekali urusannya"--Darwis Tere Liye--

"Tuhan itu tahu persis, siapa yang baik untuk kita, siapa yang tidak, siapa yang silahkan lewat, siapa yang berhenti dan menjadi bagian dari hidup kita. 
Nah, kita semua yakin soal ini kan? Tapi kenapa kita sendiri yang sibuk meng-intervensi skenario Tuhan. Kenapa tidak di biarkan saja perasaanya, fokus terus memberbaiki diri, maka akan datang sendiri momentnya.
Sssttt ... Banyak kejadian lho, kita sibuk memikirkan orang lain, menunggu reply komen/messenger/sms/dsb. Eeeh orang tersebut kira2 sama dengan kita enggak tuh??
Nah itulah pentingnya menyibukan diri.." --Darwis Tere Liye--

See you on my next post :3


What is this??

*******
Ada sebongkah rindu,
Yang aku tak tahu cara melelehkannya
Apa kamu tahu? Apa kamu tak merasa?

Beberapa kali kuintip dindingmu
Malu-malu aku membukanya
Inginku menyapa, barang hanya menanyakan kabar

Tapi ragu...

Lagi, kudapati tulisan "Aktif 4 jam yang lalu"
Berarti kau tetap membuka facebook,

Entah apa yang aku rindukan darimu
Rasanya ingin berdiskusi banyak hal, yang pada akhirnya membuatku tersipu malu
Terkadang tawaku meledak saat membaca guyonan garingmu
Heii .. Ingat tidak? Dulu kita pernah membahas salah satu jenis bunga endemik yang terdapat di kotamu?
"Mahkotanya besar, kelopaknya berwarna merah tua sedikit lancip, pohonnya merambat"
Ung...apa lagi yaaa??
Oh iyaa, katamu bunganya itu maniss banget, saking manisnya sampai di kerubungi semut
Sampai akhirnya, kamu menunjukan foto bunga Mandevilla
"Mungkin mirip, tapi tetap bukan itu namanya" jelasmu saat itu

Bahkan sampai detik ini, aku masih saja menerka-nerka seperti apa bunga yang kamu maksud, rasanya, juga namanya
Hihihihi ... Teringat judul anime yang pernah kutonton dulu
"Ano hi mita hana no namae o bokutachi wa mada shiranai"
Yang artinya; "Kita masih belum tahu apa nama bunga itu"

Jadi ...
Kapan kita bisa seperti dulu lagi?
Apa sudah tidak ada waktumu untuk itu?
Yaa sudahlah :)
Baik-baik di sana, 
Aku selalu menyebut namamu dalam do'aku.

Minggu, 19 April 2015

Masih Curcol....

Ketika Iman terguncang bersebab sebuah perasaan, ketika itulah ujian hadir merupa kebimbangan. Bisikan kiri-kanan mengusik hati dan pikiran. Dan sungguh memprihatinkan ketika Menyerah menjadi pilihan. (._.)

Terkadang rasa sakit itu datangnya dari diri-sendiri, melalui pengharapan kita yang terlalu besar, merasa diri penting bagi orang lain. Padahal, bisa jadi kita bukan siapa-siapanya atau belum menjadi siapa-siapanya.

#Galuuuuu =__=

Jumat, 17 April 2015

Sssstttt .. curcol lagi hahahaha

I don't know, but I think I may be falling for you
Droppin' so quickly, maybe I should keep this to myself
Wait until I know you better

I am tryin' not to tell you, but I want to
I'm scared of what you'll say
So I'm hidin' what I'm feeling'
But I'm tired of holdin' this inside my head

I've been spendin' all my time just thinking 'bout you
I don't know what to do, I think I'm fallin' for you
I've been waitin' all my life, and now I found you
I don't know what to do, I think I'm fallin' for you
I'm fallin' for you

#Colbie Caillat - Falling For You

--------------------------------------
****

Btw, pasti bertanya2 kenapa posting ini dibuka dengan lyric menye2 kayak diatas? hahahaha.
Apakah Nurul udah puber? Hey! udah dari 5 tahun yang lalu juga aku udah puber. =__=
Kalau boleh jujur nih, akhir2 ini gue sedikit ngrasain yang namanya GALAU. Entahlah gue jugak nggak ngerti kenapa, kangen kebersamaan bareng keluarga (?) jenuh ama rutinitas (?) atau galau mikirin masa depan *blush

Delapan tahun tinggal di kota Cilacap, disini penuh kesederhanaan, dan aku nyaman :)
Gak mesti bermuka dua dengan pamer kekayaan disana-sini (yaaah walau disudut dunia bagian manapun pasti ketemu orang jenis kayak gitu).
Tapi disini aku masih nemu banyak orang2 lugu, namun cerdas pemikirannya. Haduuuhhhh kok ngelantur sih, kan aku mau cerita soal lovelife hihi.

Related sih sama omongan randomku td.. disini pun aku nemu seseorang yg bikin aku merasakan sebuah perasaan yang entah apa namanya (eaaaaa, puitis bgt, FYI, jgn harap aku menyampaikan hal puitis secara LISAN, berhubung disini aku hanya MENGETIK jd lebih leluasa buat berpendapat kan, tanpa harus malu :D)
Naksir aja susah bgt ya? Hey, itu sih tergantung orientasi kamu apa. Mau cuma cari pacar buat lovey-dovey secara picisan dan nambah2 tabungan dosa, ataaaaauuu orientasi MASA DEPANMU yang sesungguhnya (read: calon suami/istri). kalo aku sih lebih milih yang kedua, makanya susssaaahh bgt nemu yg sesuai kriteria.(kriteria? haih, berasa diri gue kebagusan pisan -__-  padahal gue juga pasti diluar KRITERIA pria manapun, hahahaha) astaghfirullah ampuni baim Yaa Allah -__-

Buat para cowok, atau disini aku mau nyebut ikhwan, gak peduli cashingmu sebagus apa, tapi kalo kelakuan dan akhlakmu berantakan, gak bakal ada deh yang mau nempel. Dan bakal lebih plus2 lagi kalo kamu smart dan berpestasi.

Curcol soal lovelife, aku bingung jelasinnya gimana, tapi potongan sajak yang kutemukan saat blogwalking keblog teman-temannya-teman saya..cukup menggambarkan perasaan saya;


Jika belum siap, cintai ia dalam DIAM
Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam..
karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya..
kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang..
kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya..
karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu..
menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu..
karena diammu bukti kesetiaanmu padanya..
karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah ALLAH swt pilihkan untukmu..
ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali ?
yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan..
tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah..
karena dalam diammu tersimpan kekuatan..
kekuatan harapan..
hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata..
hingga cintamu yg diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata..
bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap padanya ?
dan jika memang ‘cinta dalam diammu’ itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam..
jika dia memang bukan milikmu..
toh Allah, melalui waktu akan menghapus ‘cinta dalam diammu’ itu
dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat..
by: Dyan Fatikha


***
Subhanallah.... Aku sih emang dari dulu gak pernah mengexpectasi apa2 dari orang yang aku suka. BIASANYA semua itu tersimpan rapat, hanya 1-2orang beruntung yang tau seorang Nurul-yg-cantik-ini(iyuuuh) naksir siapa. Tapi namanya orang iseng yaaahhhh dari truth-or-dare laaahh, dari ngorek2laaah, pastiiii aja bocor! Apalagi jenis orang kyk saya, pasti penasaran tipe orang introvert kyk saya bakal naksir makhluk kayak apa, hahaha.

Biasanya temen2 saya yg GERAH saya gak maju2, bakal bantuin saya dengan BERBAGAI CARA baik yang halal maupun tidak haram (sama aja -_-).

Sampai saya hijrah ke Cilacap, ada teman yang ngenalin saya sama salah satu fansub (tempat download anime) Suatu ketika tanpa saya sadari, secara random saya terkagum sama seseorang teman dumay. Walau jarang chattingan tapi saya ngaku diam2 stalker dan memperhatikan lapak lelaki yang saya kagumi itu.
Astaghfirullah ... Ampuni baim yaa allah :(

RANDOM.
kalo boleh jujur aku bukan tipe yg bisa cinlok. pasti RANDOM PERSON. Soalnya kalo udah kenal dekeeetttt bgt, aku bakal sayang mereka kayak sodara sendiri. terus gimana bisa ngaku2 suka, kenal aja nggak? itulahhh yang fungsinya ta'aruf explicit(atau-inplicit?), kenallah ia dr track recordnya, dan dari orang2 yg mengenalnya :)

Singkat cerita, belum lama ini saya memendam perasaan yang agak membingungkan, padahal awalnya cuma sekadar kagum doang,, kata teman saya, saya nggak mau usaha -__- (HEY GUYS! siapa bilang aku gak usaha? saya selalu berusaha memperbaiki kualitas diri saya loooh gini2, saya memang selooooow, though unsure. Bahkan ngebela2in berdo'a supaya bisa ketemu dia lewat mimpi *LOL* (intinya aku juga usahaaa T___T)
Jujur aja saya merasa nyaman ngobrol (read:chatting) sama dia, biasanya kita suka ngobrolin banyak hal, soal jejepangan, kesibukan masing2, budaya/wisata/kuliner daerah, juga kadang suka berbagi cerita dan pengalaman masing2 gitu.

Itulah alasan, kenapa saya ada di sini. 
Saya pingin mengenal dia, saya pingin berteman dengan dia. Dia orang pertama yang membuat saya merasa nyaman, takut, senang, terharu macam2 deh susah buat ngungkapinnya. Dia welcome gitu orangnya, walau pada akhirnya saya sempat sedih perihal dia pernah bilang kalo dia udah merubah sudut pandangnya terhadap orang dumay :(
Saya yakin kalo di dunia ini itu nggak ada yang namanya KEBETULAN ini semua emang udah TAKDIR.
Dia seakan di takdirkan hadir untuk menghibur saya, saya yang sempat drop gegara masih berduka karna kepergian Mama. Jujur aja saya takut kehilangan teman seperti dia, kata2nya itu bijak dan hampir keseluruhan mirip, tentunya hal itu ngingetin saya sama Mama :(
Tapi saya berharap ini hanya sekadar perasaan suka dan kagum biasa selebihnya entah =__=
Yaaah, intinya saya malu dan takut kalau target menyadari ini,saking kepikirannya sampe sering kebawa mimpi :3.
Itulah yg membuat kehidupan saya dibulan ini semakin galau!
Aku gak suka di-skoring! aku mau tetep jd Nurul yg biasa. Tapi seriously, aku gak bisa jadi Nurul-yang-biasanya di depan+saat chating dengan orang yg aku suka :( Gak bisa jadi Nurul yg asik, mood maker, atau apalah pokoknya. pasti yg kulakukan hanya hal2 involunteer diluar keinginanku, sok cool, salting -_- yg mana hal2 tsb akan membuat sang target dijamin ILFEEL!
Gomenasai ...!

Dilain pihak seperti di lyric Falling For You itu, Maybe I should, keep this to myself,waiting ’til I know you better. I am trying, Not to tell you, But I want to, I’m scared of what you’ll say, So I’m hiding what I’m feeling, But I’m tired of holding this inside my head. Yah sudah cukup menggambarkan pikiran saya.
Hmmmm.... kehidupan saya di awal2 bulan begitu adem-ayem. Aku easy going bgt, biarin semua urusan ngalir tanpa saya harus berexpectasi macam2. Tapi makin kesini, saya semakin canggung dan malu,, suka kepikiran dan khawatirin dia *padahal belom tentu dia mikirin ane* =__=

Aku Galau.
Kenapa bisa galau? Karena ini akumulasi berbagai hal.
My job, social life, hmm well if i should say -> lovelife.. pokoknya hablumminallah sampai hablumminannas lah.
Kalau galau bawaannya pengen pulang peluk Mama :(
Pasti semua direstart dan refresh lagi :(

Ya Allah, ini baru awal perjuanganku, untuk masa depanku. Baru separuh jalan. Beri aku kekuatan sampai garis finish nanti :")

Ya Allah, maaf kalau aku membuatmu cemburu.. Aku gak maksud menyayangi sesuatu melebihi kepada Engkau, jangan marah ya :(
Terima Kasih buat semuanya. Seandainya dia memang jodohku dekatkanlah dengan cara yg baik. Seandainya bukan, hapus perlahan rasa ini, kasihan jodohku yg sebenarnya kalau di hatiku sudah ada "ulkus" karena orang lain yg tdk berhak. Aku mau pasanganku kelak dapet hatiku yg masih virgin :")
Aku mau kayak Ali dan Fatimah.

yahhhh Allah yang buat skenario, kita cuma bisa pasrah dan berusaha.



Haduh maaf ya tulisanku acak2 nggak konsisten, ada saya-nya, gue-nya, aku-nya hadeeeuuhh =___= namanya jugak lagi Galau gitu loooohhh ... postingnya random bgt, mana ngalor-ngidul. tapi aku bener2 gak bisa curhat LISAN ke siapa2, kecuali pas tahajuddan. i'm afraid look so pathetic in front of the others :")